Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Pekerja terhadap Manajemen Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4651Kata Kunci:
Edukasi, Hipertensi, Pekerja, Tekanan DarahAbstrak
Kelompok pekerja di wilayah perkotaan, baik sektor formal maupun informal, memiliki risiko tinggi mengalami hipertensi akibat stres kerja, jam kerja panjang, gangguan tidur, gaya hidup sedentari, serta pola makan tinggi garam dan lemak. Rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin turut memperburuk kondisi ini. Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menurunkan produktivitas, meningkatkan absensi, serta memicu komplikasi jangka panjang. Banjar Kertasari, Kelurahan Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara merupakan wilayah dengan mayoritas penduduk usia produktif yang masih memiliki kesadaran rendah dalam pengelolaan tekanan darah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja terkait deteksi dini dan pengelolaan tekanan darah. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Agustus 2025 melalui edukasi kesehatan berupa presentasi interaktif, diskusi, serta pemeriksaan tekanan darah dan glukosa darah. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar peserta memiliki kadar glukosa normal (?126 mg/dl) dan mayoritas berada pada kategori prehipertensi. Peserta dengan hasil di atas normal diberikan edukasi lanjutan dan anjuran pemeriksaan ke fasilitas kesehatan. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, dengan rata-rata skor dari 64,4 menjadi 80,3. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran sebagai upaya promotif dan preventif.
Unduhan
Referensi
T. Unger et al., “2020 International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines,” Hypertension, vol. 75, no. 6, pp. 1334–1357, Jun. 2020, doi: 10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.15026.
Kemenkes RI, Laporan Nasional Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan RI, 2018.
K. Kario, A. Okura, S. Hoshide, and M. Mogi, “The WHO Global report 2023 on hypertension warning the emerging hypertension burden in globe and its treatment strategy,” May 01, 2024, Springer Nature. doi: 10.1038/s41440-024-01622-w.
M. M. Y. Arkianti et al., “Kesehatan Kerja: Edukasi Hipertensi Pada Karyawan di Perusahaan Distribusi Baja di Jakarta,” Prosiding PKM-CSR, 2022.
Kemenkes RI, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Kementrian Kesehatan RI, 2023.
W. K. Wulandari, D. A. Sary, and S. Pobas, “Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Hipertensi Melalui Edukasi di Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman,” BESIRU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 2, no. 2, pp. 301–305, 2025, doi: 10.62335.
A. Alamsyah, Ikhtiaruddin, Y. Priwahyuni, and C. V. G. Purba, “Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Pencegahan Hipertensi serta Pengukuran Tekanan Darah untuk Deteksi Dini Hipertensi,” Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, vol. 1, no. 1, 2021.
N. A. Tambunan, A. H. Santoso, F. C. Gunaidi, T. A. Putri, and N. Febriana, “Deteksi Dini Hipertensi dan Edukasi Gaya Hidup Sehat pada Dewasa Produktif: Studi Pengabdian di Grogol,” Health Community Service (HCS), vol. 3, no. 1, pp. 3026–6912, 2025, doi: 10.47709/hcs.v3i1.6282.
S. Sulistyorini, D. P. Amukti, and Akrom, “Upaya promosi kesehatan dan pencegahan hipertensi pada masyarakat,” Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), vol. 5, no. 3, pp. 402–408, Jun. 2024, doi: 10.33474/jp2m.v5i3.21841.
H. Prasetyo, D. Dini dan Senam Kesehatan Pencegahan Hipertensi Pada Warga Masyarakat Herry Prasetyo, R. Wiyati, T. Sumedi, and Walin, “Deteksi Dini dan Senam Kesehatan Pencegahan Hipertensi pada Warga Masyarakat,” Jurnal Pengabdian Masyarakat (PIMAS), vol. 4, no. 3, 2025, doi: 10.35960/pimas.v1i2.1883.








