Edutainment sebagai Strategi Pencegahan Bullying pada Anak Migran

Authors

  • Chintia Apriani Khairunisa Program Studi Pendidikan Matematika, FPST, Universitas Muhammadiyah Kuningan, Indonesia
  • Nayla Rizki Rachmania Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, FKIP, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Tio Heriyana Program Studi Pendidikan Matematika, FPST, Universitas Muhammadiyah Kuningan, Indonesia
  • Oman Hadiana Program Studi Pendidikan Matematika, FPST, Universitas Muhammadiyah Kuningan, Indonesia
  • Casnan Casnan Program Studi Pendidikan Matematika, FPST, Universitas Muhammadiyah Kuningan, Indonesia
  • Azmi Darotul Mutmainnah Program Studi Pendidikan Matematika, FPST, Universitas Muhammadiyah Kuningan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpmi.5285

Keywords:

Anak Sekolah Dasar, Bullying, Edutainment, Joyful learning, Psikoedukasi

Abstract

Bullying merupakan masalah serius yang berdampak pada perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang berada dalam masa pembentukan identitas sosial dan kepercayaan diri. Permasalahan ini menjadi semakin relevan di lingkungan pendidikan nonformal seperti Sanggar Bimbingan Bintang Sembilan Malaysia, tempat anak-anak WNI menghadapi keterbatasan akses pendidikan formal serta tantangan psikososial, sehingga rentan mengalami tindakan perundungan verbal dan fisik yang kerap dinormalisasikan sebagai candaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bentuk, dampak, dan cara pencegahan bullying melalui pendekatan edutainment yang partisipatif. Metode dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu persiapan (perizinan dan observasi lapangan), pelaksanaan (edukasi interaktif serta kegiatan bernyanyi lagu anti-bullying), dan evaluasi menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis instrumen joyful learning. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif siswa kelas 1–4 SD, disertai perubahan sikap berupa berkurangnya kebiasaan mengejek dan tindakan fisik ringan antarsiswa. Pendekatan bernyanyi terbukti efektif meningkatkan retensi memori jangka panjang sekaligus menumbuhkan empati dan pengendalian diri siswa. Temuan ini menegaskan bahwa strategi psikoedukasi berbasis hiburan dapat menjadi instrumen efektif dalam membangun kesadaran antibullying serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan suportif bagi anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

N. N. Rohma and N. Octavia Sari, “Pertanggungjawaban Terhadap Pelaku Tindak Pidana Bullying,” YUDHISTIRA J. Yurisprudensi, Huk. dan Peradil., vol. 1, no. 4, pp. 5–10, 2023, doi: 10.59966/yudhistira.v1i4.1073.

Nanda Nur Hafizhah, Naura Indah Meylani, N. Andini, and K. Rita, “Dampak Sosial dan Psikologis Bullying pada Anak Sekolah Dasar Nanda,” J. Basicedu, vol. 5, no. 5, pp. 3(2), 524–532, 2021, [Online]. Available: https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/971

H. Legi and S. D. Kainara, “Disrupsi Teknologi Tanggung Jawab Guru Bagi Pelaku dan Korban Cyberbulyling,” Syntax Lit.?; J. Ilm. Indones., vol. 7, no. 11, pp. 16668–16678, 2023, doi: 10.36418/syntax-literate.v7i11.11657.

F. Abdillah, “Dampak Bullying di Sekolah Dasar dan Pencegahannya,” Pendidik. Dan Kesehat., vol. 2 No.2, no. 2021, pp. 102–108, 2025, doi: https://doi.org/10.70437/jedu.v2i1.19.

I. D. A. E. P. D. Tari, I. P. Karpika, and Y. R. C. S. Subardjo, “Dampak Praktik Perundungan terhadap Partisipasi dan Kesejahteraan Siswa: Kajian Holistik di Sekolah,” Bul. Edukasi Indones., vol. 3, no. 01, pp. 38–45, 2024, doi: 10.56741/bei.v3i01.496.

S. Salahuddin et al., “Sosialisasi Anti Bullying Sebagai Upaya Pencegahan Tindakan Kekerasan Pada Siswa Di Kabupaten Bima,” Taroa J. Pengabdi. Masy., vol. 4, no. 2, pp. 84–96, 2025, doi: 10.52266/taroa.v4i2.4437.

Y. Nurdiantami, H. P. Febriyanti, C. N. Chandra, R. Z. Raniyah, and A. B. E. Faqih, “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIDAK TERATURNYA PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL PADA ANAK,” vol. 6, pp. 1823–1831, 2022, doi: https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i2.4678.

N. Nurhayati et al., “LUKA YANG TAK TERLIHAT EFEK JANGKA PANJANG BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA,” J. Rev. Pendidik. dan Pengajaran, vol. 8, pp. 6514–6519, 2025, doi: https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i2.48295.

R. Ayu, Y. Wulandari, Y. Yusnandar, S. Soraya, and T. Syamantha, “Edukasi Pencegahan dan Penanganan Bullying Berbasis Literasi Digital di Lingkungan SMA,” Pengabdi. Pendidik. Indones., vol. 3, no. 02, pp. 58–69, 2025, doi: 10.47709/ppi.v3i02.6708.

S. Damayanti, K. Suryadi, and S. W. Tanshzil, “School Climate and Bullying Prevention A Civic Education Perspective,” J. Educ. Res., vol. 5, no. 4, pp. 4980–4990, 2024, doi: 10.37985/jer.v5i4.1369.

E. Thesalonika, L. N. Sihombing, D. Sijabat, E. Arent, and R. P. Napitupulu, “Sosialisasi Anti-Bulying:Membangun Lingkungan Sekolah yang Aman dan Inklusif,” J. Digit. Community Serv., vol. 2, pp. 36–42, 2025, doi: https://doi.org/10.69693/dcs.v2i1.26.

Aliffya Sabina Putri Hidayat, K. Amin, and Gilang Mukti Rukmana, “Diplomasi Pendidikan Berbasis Komunitas: Strategi Perlindungan Hak Pendidikan Anak Migran Non-Prosedural,” JISPO J. Ilmu Sos. dan Ilmu Polit., vol. 15, no. 1, pp. 73–94, 2025, doi: 10.15575/jispo.v15i1.44877.

M. Alisalman, “Pembelajaran Partisipatif Sebagai Metode dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa,” Diklus J. Pendidik. Luar Sekol., vol. 6, no. 1, pp. 66–77, 2022, doi: 10.21831/diklus.v6i1.48572.

Published

2026-08-19

How to Cite

Khairunisa, C. A. ., Rachmania, N. R., Heriyana, T., Hadiana, O., Casnan, C., & Mutmainnah, A. D. . (2026). Edutainment sebagai Strategi Pencegahan Bullying pada Anak Migran. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 6(3), 736-741. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.5285