Pengenalan Inovasi Produk Camilan Berbasis Tepung Mangrove sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Nilai Tambah Masyarakat Pesisir
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4653Keywords:
Kata kunci: mangrove, tepung mangrove, kerupuk, pemberdayaan masyarakat, inovasi panganAbstract
Pemanfaatan sumber daya mangrove sebagai bahan pangan alternatif di wilayah pesisir masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama rendahnya diversifikasi produk olahan dan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai nilai ekonomis mangrove sebagai bahan pangan lokal. Meskipun mangrove memiliki potensi nutrisi dan ekonomi yang tinggi, pemanfaatannya sebagai bahan baku pangan inovatif masih belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan buah mangrove menjadi produk camilan ringan berbasis tepung mangrove sekaligus mendorong pengembangan pangan lokal bernilai tambah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan masyarakat, pelatihan pembuatan kerupuk dengan variasi komposisi tepung mangrove sebesar 25%, 50%, dan 75%, serta evaluasi respon masyarakat menggunakan kuesioner dan observasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan proporsi tepung mangrove mempengaruhi karakteristik fisik dan organoleptik produk, dimana formulasi 25–50% menghasilkan karakteristik terbaik berdasarkan tekstur, rasa, warna, dan tingkat penerimaan masyarakat dibandingkan formulasi lainnya. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat terhadap fungsi ekologis dan potensi ekonomi mangrove yang ditunjukkan melalui tingginya antusiasme peserta serta minat masyarakat dalam pengembangan produk olahan berbasis mangrove. Kontribusi utama kegiatan ini terletak pada penerapan inovasi pangan lokal berbasis mangrove sebagai strategi pemberdayaan masyarakat pesisir yang berorientasi pada diversifikasi pangan dan peningkatan nilai tambah ekonomi lokal.
Downloads
References
P. Prayitno, J. Arif, and S. Arif, “Composite Floor Chair Waste Mangrove Fruit Flour,” R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) J., vol. 7, no. 2, pp. 69–74, 2022, doi: 10.21070/r.e.m.v7i2.1654.
M. Mulyatun, “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Potensi Lokal; Alternatif Ketahanan Pangan Berupa Tepung Magrove,” Dimas J. Pemikir. Agama untuk Pemberdaya., vol. 18, no. 2, p. 211, 2019, doi: 10.21580/dms.2018.182.3260.
H. Hanif, A. Maulida, M. Kamal, and R. S. Oktari, “Empowerment and Development of Kajhu Village as a Disaster Resilient Village Based on Fasterization and Ecotourism,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. (Indonesian J. Community Engag., vol. 9, no. 2, p. 68, 2023, doi: 10.22146/jpkm.83292.
S. Sumartini, K. S. Harahap, and A. Mujiyanti, “Brownies From Mangrove Fruit Flour: the Use of Variation of Flours As an Alternative To High Food Nutrition,” Indones. Food Nutr. Prog., vol. 17, no. 1, p. 16, 2021, doi: 10.22146/ifnp.55188.
Abubakar, M. Abdurrahman, K. Sulandjari, G. A. Arsylrakhmatika, and D. A. Sari, “Feasibility and Development Strategies for Mangrove Fruit-Based Products in Karawang, West Java,” Int. J. Des. Nat. Ecodynamics, vol. 19, no. 2, pp. 415–423, 2024, doi: 10.18280/ijdne.190207.
R. Fadilah, R. Sari, and A. Sukainah, “Pengaruh substitusi tepung buah mangrove jenis lindur (Bruguiera gymnorrhiza) terhadap kualitas mie basah,” J. Pendidik. Teknol. Pertan., 2020.
A. Arfan, “The Management Strategy of Ecopreneurship-based Sustainable Mangrove Forest Ecotourism in Makassar City, South Sulawesi,” J. Ilmu Kehutan., vol. 16, no. 2, pp. 209–218, 2022, doi: 10.22146/jik.v16i2.3855.
F. Budiyanto et al., “Exploring the Mangrove Fruit: From the Phytochemicals to Functional Food Development and the Current Progress in the Middle East,” Mar. Drugs, vol. 20, no. 5, 2022, doi: 10.3390/md20050303.
A. Nicha and Z. Zulkarnaini, “Kebijakan pengembangan ekowisata mangrove berkelanjutan untuk konservasi ekosistem dan pemberdayaan masyarakat lokal,” J. Ilm. Res. Student, vol. 2, no. 2, pp. 105–114, 2025.
S. I. Janah et al., “Kadar serat tepung buah mangrove Sonneratia alba asal pesisir Wori kabupaten Minahasa Utara,” Media Teknol. Has. Perikan., vol. 8, no. 2, pp. 50–57, 2020.
R. M. B. S. Agnes, “KARAKTERISTIK SENSORI DAN KIMIA COOKIES BERBASIS TEPUNG MANGROVE JENIS LINDUR (Bruguiera gymnorrizha),” 2024.
I. Sulistiyawati and H. Farisi, “Inovasi teknologi modern pengolahan sirup buah mangrove solusi strategis mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir,” J. Pembelajaran Pemberdaya. Masy., vol. 6, no. 4, pp. 1199–1210, 2025.








