Digitalisasi Arsip Budaya Karapan Sapi Tangghè’ : Upaya Pelestarian Melalui Platform Open Access
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpmi.4452Keywords:
digitalisasi, arsip budaya, karapan tangghe’, open acces, pelestarianAbstract
Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada upaya pelestarian budaya lokal melalui program Digitalisasi Arsip Budaya Karapan Sapi Tangghè sebagai strategi menjaga keberlanjutan nilai kearifan lokal Madura. Tradisi Karapan Sapi Tangghè tidak hanya bernilai sebagai atraksi budaya, tetapi juga menyimpan jejak sejarah, sosial, dan identitas kolektif masyarakat. Namun, minimnya dokumentasi, keterbatasan media publikasi, serta ancaman hilangnya arsip tradisional menjadi tantangan serius dalam pewarisan budaya kepada generasi mendatang. Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu: (1) inventarisasi dan pengumpulan data berupa dokumen, foto, video, dan narasi lisan dari pelaku budaya; (2) digitalisasi arsip dengan menggunakan teknologi pengolahan data multimedia untuk menjamin kualitas dan keamanan informasi; serta (3) pengembangan platform open access yang memungkinkan masyarakat luas, peneliti, maupun generasi muda mengakses arsip budaya secara bebas dan berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa digitalisasi arsip mampu meningkatkan aksesibilitas informasi, memperluas jangkauan promosi budaya, serta membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian tradisi lokal. Melalui pendekatan ini, Karapan Sapi Tangghè tidak hanya terjaga sebagai warisan budaya, tetapi juga bertransformasi menjadi sumber pengetahuan dan identitas yang adaptif dengan perkembangan era digital.
Downloads
References
Hafidatul Fauzuna. Makna simbol Karapan sapi. Meyarsa (Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Dakwah), 1(1). (2020). https://doi.org/10.19105/meyarsa.v1i1.3242. https://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/meyarsa/article/view/3242
Mulyadi A. Warisan budaya tak benda dan tantangan pelestariannya. Jurnal Antropologi Indonesia. 2021;42(2):67–79. https://www.gramedia.com/literasi/warisan-budaya-tak-benda/
Taufiqurrahman. “Identitas Budaya Madura”. KARSA Journal of Social and Islamic Culture 11 (1), 1-11. 2012. https://doi.org/10.19105/karsa.v11i1.143. https://ejournal.iainmadura.ac.id/karsa/article/view/143
Andi Taufan, Jeanne Ivonne Nendissa, James Sinurat, Monica Feronica Bormasa, Heillen Martha Yosephine Tita, Achmad Surya, Deassy J.A. Hehanussa, Wahyu Setya Ratri, Yanti Amelia Lewerissa, Ani Nuraeni. KEARIFAN LOKAL (LOCAL WISDOM) INDONESIA. Penerbit : Widina Media Utama Komplek Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Desa Bojong Emas Kec. Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Anggota IKAPI No. 360/JBA/2020. https://repository.penerbitwidina.com/media/publications/564974-kearifan-lokal-local-wisdom-indonesia-4ca2930e.pdf
Hadira Latiar. Preservasi Naskah Kuno Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Bangsa. Al-Kuttab : Jurnal Perpustakaan dan Informasi. 5(1):67. 2018. DOI - 10.24952/ktb.v5i1.827 https://www.researchgate.net/publication/332196624_PRESERVASI_NASKAH_KUNO_SEBAGAI_UPAYA_PELESTARIAN_BUDAYA_BANGSA
Nabila Septiana Putri, Nafisa Saradeba, & Ichsan Fauzi Rachman. TRANSFORMASI MELALUI LITERASI DIGITAL: PERAN GENERASI MUDA DALAM MEWUJUDKAN SDGs DAN DAYA SAING GLOBAL. INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran Dan Pendidikan), 2(2), 348–356. Retrieved from (2024). https://indopediajurnal.my.id/index.php/jurnal/article/view/289
Suber P. Open Access. Cambridge (MA): MIT Press; 2012. https://direct.mit.edu/books/book/3754/Open-Access
Sigit Wahyudi Sulafah Fathin Khannanah Selfi Yuliana. STRATEGI PELESTARIAN BUDAYA LOKAL. PENERBIT CV. EUREKA MEDIA AKSARA, NOVEMBER 2022 ANGGOTA IKAPI JAWA TENGAH NO. 225/JTE/2021. https://repository.penerbiteureka.com/media/publications/559622-strategi-pelestarian-budaya-lokal-f7c1c029.pdf
Widiatmoko Adi Putranto. Pengelolaan Arsip Di Era Digital:Mempertimbangkan Kembali Sudut Pandang Pengguna. Vol 1, No 1 (2017). The Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan with online ISSN: 2598-0009 and print ISSN: 2597-9981 is published by Universitas Gadjah Mada. https://jurnal.ugm.ac.id/diplomatika/article/view/28253
Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya. (2023). Karapan sapi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
https://kebudayaan.kemdikbud.go.id
Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya. (2023). Karapan sapi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
https://kebudayaan.kemdikbud.go.id
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Karapan sapi sebagai warisan budaya tak benda Indonesia. Budaya Data Indonesia.
https://budaya.data.kemdikbud.go.id
Zali M, Nurlaila S, Heryadi AY, Ilmiah L. Designing Tangghe’ bull racing to effort revitalize culture non-violent Karapan Sapi. Jurnal Ternak. 2025;16(1):174–83. Universitas Islam Lamongan.https://jurnalpeternakan.unisla.ac.id/index.php/ternak/search/index?query=moh+zali&dateFromYear=&dateFromMonth=&dateFromDay=&dateToYear=&dateToMonth=&dateToDay=&authors=
Zali M, Nurlaila S, Marhaeni DA, Putra FPE, Heryadi AY, Ubaidillah I, Alfaris S. Preventing dan manajemen Karapan Sapi Tangghe’ di Desa Langsar Kecamatan Saronggi Sumenep Madura. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI). 2025;5(4):1108–17. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.3678. https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3768/611








