Pemberdayaan masyarakat dalam Penyusunan Dokumen Kesiapsiagaan Penanggulangan Krisis Kesehatan Pasca Bencana Model PAR

Penulis

  • Suparji Suparji Prodi D3 Kebidanan, Jurusan Kebidanan, Poltekkes kemenkes Surabaya, Indonesia
  • Heru Santoso WN Prodi D3 Kebidanan, Jurusan Kebidanan, Poltekkes kemenkes Surabaya, Indonesia
  • Sunarto Sunarto Prodi D3 Kebidanan, Jurusan Kebidanan, Poltekkes kemenkes Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpmi.735

Kata Kunci:

Bencana, Kesiapsiagaan, Ksisis Kesehatan, PAR

Abstrak

Masyarakat Indonesia sangat sering dihadapkan pada situasi krisis kesehatan pada kondisi bencana. Permasalahan yang dihadapi adalah adanya kebutuhan untuk meningkatkan kesiapsiagaan kesehatan dalam menghadapi ancaman bencana. Metode kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang digunakan untuk mengoptimalkan peran aktif masyarakat dalam pengembangan Desa Tangguh Bencana bidang kesehatan. Bentuk kegiatan adalah pelatihan, pelaksanaan tanggal 12 sampai dengan 14 Juli 2022, di Desa Bedagung Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Partisipan adalah forum KSB, kader kesehatan dan unsur pemerintahan desa. Jumlah partisipan 35 orang. Kegiatan berupa pelatihan, melaui ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok. Hasil kegiatan menggambarkan, desa Bedagung memiliki indek resiko rendah, jenis bahaya bencana berupa tanah longsor, angin puting beliung, dan kebakaran pemukiman. Kerentanan yang ada berupa tingginya angka kerentanan dari penduduk yaitu jumlah ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balila, usia lansia dan adanya 1 penduduk dengan kebutuhan khusus. Kapasitas desa masih rendah yaitu belum pernah melakukan latihan kesiapsiagaan bencana. Kesimpulan hasil dari program tersebut diantaranya tersusunya peta resiko bencana desa yang meliputi peta administrasi desa, peta kerawanan/bahasa bencana desa, peta kerentanan desa dan peta kapasitas desa terkait upaya pengurangan resiko bencana di tingkat desa.  Hasil yang lain berupa dokumen kajian resiko termasuk didalamnya adalah dokumen rencana kontijensi peanggulangan krisis kesehatan akibat banana tingkat desa.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

UU RI. Undang- Undang RI Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025, Jakarta.2007.

UU RI. Undang-Undang Nomor 36 T ahun 2009 tentang Kesehatan, Jakarta.2009.

UU RI. Undang-undang Nomor 24 T ahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Jakarta. 2007.

Kemkes RI. Buku Pegangan Kader: Pemberdayaan Masyarakat Mengelola Menghadapi Krisis Kesehatan, Kemkes RI, PPK Kemkes RI, Jakarta.2007.

Bapenas RI. Rencana Aksi Nasional Pengurangan Resiko Bencana 2006-2009. Kementerian negara perencanaan pembangunan nasional. Jakarta. 2009.

Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2019 Tentang: Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan. Kemenkes RI. Jakarta. 2019.

C. MacDonald. Understanding Participatory Action Research: A Qualitative Research Methodology Option. The Canadian Journal of Action Research,2012;13(2), 34—50.

Kemkes RI. Modul Pelatihan Penanggulangan Krisis Kesehatan, Pusat Krisis Kesehatan Kemkes RI, Jakarta. 2015.

I. Muis, K. Anwar. Model Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana Tanah Longsor di Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, Asianocial Work Journal, 2018;3(4):19-30.

D. Hidayat, Kesiapsiagaan Masyarakat: Paradigma Baru Pengelolaan Bencana Alam Di Indonesia, urnal Kependudukan Indonesia, 2008; III(I):69-84

S. Suparji, SWN. Heru, N. Surtinah, S. Sunarto. Monograf: 5 Parameter Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat (Pengembangan Model Kesiapsiagaan Bencana Tanah Longsor Berbasis Research), Prodi D3 Kebidanan Magetan Poltekkes Kemenkes Surabaya, Magetan. 2021.

G. Gunawan, Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Penanggulangan Bencana:Kasus Di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman – Di Yogyakarta, INFORMASI,2014; 19(2):91-106.

FPRB. Plangrongan, Indikator Desa Tangguh Bencana, Desa Plangkrongan, Magetan.2021.

BNPB. Panduan Kesiapsiagaan Bencana Untuk Keluarga, BNPB, Jakarta.2018.

K.S. Utomo, C. Muryani, S. Nugraha, Kajian Kesiapsiagaan Terhadap Bencana Tsunami Di Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen Tahun 2016, 2018;4(1): 68-76.

S. Aminatun. Kajian Analisis Risiko Bencana Tanah Longsor Sebagai Dasar Dalam Pembangunan Infrastruktur Di Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul, Jurnal Teknisia, 2017;XXII(2):372-382.

N. Hesti, H. Yetti, E. Erwani. Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Kesiapsiagaan Bidan dalam Menghadapi Bencana Gempa dan Tsunami di Puskesmas Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas. 2019; 8(2):338-345.

B. G., Fox, M., Stoudt, M. Fine. Contesting Privilege with Critical Participatory Action Research. Journal of Social Issues, 2012;68(1), 178—193. Retrieved from https://doi.org/10.1111/j.1540-4560.2011.01743.x)

PNPB. Peraturan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nomor 1 Tahun 2012 Tentang Pedoman Umum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana, BNPB, Jakarta.2012. [Accessed 16 Maret 2017].

A. Rifai, A.M. Harnanto. Analisis kapasitas fungsional perawat dan bidan RSUD kota Surakarta dalam pengembangan program hospital preparedness for emergency and disaster. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan. 2016;5(1):69–74

J. W. Dewey, et al. Seismicity Associated with the Sumatra–Andaman Islands Earthquake of 26 December 2004. Bulletin of the Seismological Society of America, 2007;97(1A), S25—S 42.

A. Devi, D. Sharma. Awareness on earthquake preparedness A key to safe life. International Journal of Nursing Research and Practice.2015;2(2):1-6.

R.S. Oktari, Peningkatan Kapasitas Desa Tangguh Bencana, 2019;4(2): 189 – 197.

Palang merah Indonesia. Panduan Kampus Siaga Bencana. Jakarta: Palang merah Indonesia.2012.

W.Wikantiyoso, R.Respati. Mitigasi Bencana di Perkotaan; Adaptasi atau Antisipasi Perencanaan dan Perancangan Kota? (Potensi Kearifan Lokal dalam Perencanaan dan Perancangan Kota untuk Upaya Mitigasi Bencana), Lokal Wisdom, 2011;II(1):18-29.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-10-24

Cara Mengutip

Suparji, S., WN, H. S., & Sunarto, S. (2022). Pemberdayaan masyarakat dalam Penyusunan Dokumen Kesiapsiagaan Penanggulangan Krisis Kesehatan Pasca Bencana Model PAR. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(5), 555-566. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.735
Abstrak viewed = 65 times