https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/issue/feedJurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia2026-02-28T02:22:37+07:00JPMIinfo@journals.idOpen Journal Systems<h1><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia</strong></h1> <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)</strong> adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember.</p> <p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) </strong>terdaftar di BRIN dengan P-ISSN : <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&1612845747&1&&2021" target="_blank" rel="noopener">2775-3034 </a> dan E-ISSN : <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&1612847127&1&&2021" target="_blank" rel="noopener">2775-3026.</a></p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JPMI</td> </tr> <tr> <td>Kependekan</td> <td>:</td> <td><em>Jur. Pengabd. Masy. Ind. (JPMI)</em></td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>Setiap 2 Bulan (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)</td> </tr> <tr> <td>Indexing</td> <td>:</td> <td>Sinta 4, Portal Garuda, Google Scholar, Dimensions, Crossref, ISJD</td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td><strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1612845747" target="_blank" rel="noopener">2775-3034</a></strong></td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td><strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1612847127" target="_blank" rel="noopener">2775-3026</a></strong></td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 300.000,00 (APC)</td> </tr> <tr> <td valign="top">Scope</td> <td valign="top">:</td> <td>Artikel Pengabdian Masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan</td> </tr> </tbody> </table> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/statistik.php?sinta=12330&gs=WtpDztEAAAAJ&sc=1" name="statistik" width="100%" height="250px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p> <h1><br /><br /></h1>https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3281Peningkatan Pemasaran Kerajinan Songket Melalui Digital Marketing di Desa Tanjung Dayang Utara Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir2025-01-09T13:06:54+07:00Yulian Junaidiyulianjunaidi@fp.unsri.ac.idM Yaminyamin@unsri.ac.idDessy Adrianidessyadriani@fp.unsri.ac.idYunita Yunitayunita@fp.unsri.ac.idThirtawati Thirtawatithirtawati@fp.unsri.ac.idDwi Wulan Saridwiwulansari@fp.unsri.ac.idDini Damayanthydamayanthy@fp.unsri.ac.idM Huanzam_huanza@fp.unsri.ac.id<p><em>Kegiatan pemasaran produk songket di Desa Tanjung Dayang Utara mayoritas masih dilakukan secara konvensional. Kondisi ini membatasi jangkauan pasar dan peluang peningkatan pendapatan pengrajin. Edukasi digital diperlukan untuk memperluas pemasaran dengan memanfaatkan tingginya penggunaan ponsel dan media sosial. Tujuan kegiatan ini adalah melatih dan mendampingi pengrajin songket agar mampu mengenal dan menggunakan platform digital marketing secara mandiri. Pelatihan ini diharapkan menjadi solusi untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan pengrajin songket. Namun, terdapat kendala seperti rendahnya literasi digital peserta, keterbatasan sarana teknologi, dan hambatan adaptasi terhadap perubahan metode pemasaran. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan langsung kepada 30 peserta di Ruang Pertemuan Desa. Pelatihan mencakup penyuluhan dan praktek penggunaan teknologi informasi serta multimedia untuk memanfaatkan platform digital marketing dalam pemasaran online seperti Shopee dan Instagram dan offline dalam pameran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengakses dan memasarkan produk secara digital melalui platform Shopee dan instagram yang berdampak pada peningkatan pendapatan pengrajin songket memberikan kontribusi dalam pelestarian budaya lokal melalui pemasaran digital.</em></p>2026-03-16T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3625Optimalisasi Program Pengembangan UMKM di Buleleng: Coaching Clinic Dan Inkubator Bisnis2025-04-10T17:01:46+07:00Made Ayodhia Sari Widhi Nurjayaayodhiasariii@gmail.comM. Taufiqtaufiqtbn4@gmail.comAnisa Fitria Utamianisa.fitria.ep@upnjatim.ac.id<p><em>Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Buleleng menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses pembiayaan, kurangnya pengetahuan manajerial, serta kesulitan dalam pemasaran produk. Program Coaching Clinic dan Inkubator Bisnis diselenggarakan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan interaktif, pendampingan praktis, dan sesi diskusi bersama narasumber dari berbagai bidang, termasuk pemasaran digital dan lembaga keuangan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta terkait pemasaran digital (rata-rata peningkatan skor pre-test dan post-test sebesar 37%), serta peningkatan kemampuan dalam membuat materi promosi. Dampak dari kegiatan ini tidak hanya terlihat pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pada terbentuknya jejaring antara pelaku UMKM dan pemangku kepentingan, yang membuka peluang kolaborasi di masa depan. Program ini terbukti efektif dan dapat direplikasi untuk pengembangan UMKM di wilayah lain. </em></p>2026-03-17T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3788Aksi Hijau Sinergi Konservasi dan Edukasi di Lahan Pemakaman: Gerakan Satu Juta Bibit Matoa sebagai Model Rehabilitasi Ruang Terbuka Hijau di TPU Muslim Simalingkar B, Medan pada Hari Bumi Ke-552025-06-21T05:39:04+07:00Martha Adiwaty Sihalohohalohomartha1974@unhamzah.ac.idFiqi Alfisar Lubisfiqi@unhamzah.ac.idMazlina Mazlinamadjidmazlina@gmail.comRiyanti Riyantiriyantihasim@gmail.comTry Koryatitrykoryati@unhamzah.ac.idAda Rudiansyah Ritongaadarudiansyahritonga3@gmail.comWiwik Yunidawatiwiwikyunidawati@icloud.comBambang SASbangsasputra@gmail.comEliakim Purbaeliakimsilangit@gmail.com<p><em>Hari Bumi ke-55 tahun ini diperingati dengan "Gerakan Penanaman 1 Juta Bibit Matoa" sebagai wujud tanggung jawab kolektif dalam merawat kelestarian bumi dan merespons krisis iklim serta kerusakan alam</em><em>. Kegiatan ini merupakan sinergi konservasi dan edukasi, khususnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Simalingkar B, Medan, sebagai model rehabilitasi Ruang Terbuka Hijau (RTH). TPU Muslim Simalingkar B dipilih karena ketersediaan lahan terbuka yang luas namun masih tandus, menyebabkan suhu tinggi, degradasi tanah, dan menurunnya fungsi ekologis. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, melibatkan berbagai mitra seperti pemerintah daerah (Kementerian Agama Kota Medan, Pemerintah Kota Medan, BPDASHL Asahan), komunitas (Fosil BKMI Kota Medan, Perwaku, Fordas Wampu Ular), perguruan tinggi (Universitas Amir Hamzah, Universitas Tjut Nyak Dhien), dan mahasiswa. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, sosialisasi dan pelatihan, penanaman, pemeliharaan dan monitoring, serta edukasi berkelanjutan. Hasil utama kegiatan ini mencakup penanaman 1.000 bibit matoa di TPU Muslim Simalingkar B, terbentuknya area percontohan penghijauan TPU, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, mahasiswa, dan mitra dalam teknik penanaman dan pemeliharaan pohon matoa. Dampaknya termasuk peningkatan fungsi ekologis lahan pasif, implementasi keilmuan Program Studi Agroteknologi, peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, serta terjalinnya kolaborasi lintas sektor. Keberhasilan kegiatan dinilai dari partisipasi masyarakat dan kesadaran kolektif bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama, merupakan investasi jangka panjang untuk generasi mendatang.</em></p>2026-03-17T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3818Digitalisasi Audio-Visual Kesenian Samman Sebagai Pelestarian Kearifan Lokal di Desa Tlontoraja Pamekasan 2025-06-11T10:19:23+07:00Wajihuddin Wajihuddinwajihuddin@mail.unej.ac.idRomdhi Fatkhur Roziromdhifr.sastra@unej.ac.idBambang Aris Kartikaariskartika.fib@unej.ac.id<p style="font-weight: 400;"><em>Kesenian religi Samman merupakan salah satu bentuk kearifan lokal di desa Tlontoraja, Pamekasan, yang keberadaannya belum banyak dikenal masyarakat luar Madura. Berdasarkan pengamatan di media sosial, kurangnya eksposur menjadi hambatan utama dalam pelestarian seni ini. Untuk itu, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat melalui digitalisasi kesenian Samman berbasis audio-visual. Tujuan kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunitas seni Samman dalam bidang digital audio-visual, (2) memperkuat kapasitas dokumentasi kesenian melalui media literasi digital, (3) memperkaya kreativitas melalui modifikasi gerak dan formasi tari sesuai perkembangan zaman, serta (4) mendukung promosi desa wisata religi oleh pemerintah desa. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahap: penyamaan persepsi dengan pemangku kepentingan desa, pendokumentasian pertunjukan Samman, dan workshop audio-visual untuk pemuda dan anggota komunitas seni Samman yang memiliki kemampuan IT. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta workshop berhasil memproduksi dokumentasi pertunjukan Samman dalam format video, yang kemudian diunggah ke berbagai platform media sosial. Kegiatan ini secara nyata meningkatkan kemampuan komunitas dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pelestarian dan promosi kesenian Samman ke khalayak yang lebih luas.</em></p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3924Peningkatan Keterampilan Heuristik Digital Mahasiswa Sejarah melalui Sosialisasi Penelusuran Arsip Surat Kabar Digital2025-07-02T13:16:00+07:00Khairana Zata Nugrohokhairanazata@live.undip.ac.idDesi Susantidesisusanti@live.undip.ac.id<p><em>Perkembangan teknologi yang cepat di era digital telah memengaruhi berbagai sektor, salah satunya adalah pengarsipan data. Digitalisasi arsip merupakan upaya yang telah dilakukan baik oleh pemerintah maupun organisasi swasta lainnya yang kemudian mengakibatkan kemunculan arsip digital yang dapat diakses secara gratis. Kendati akses untuk mendapatkan arsip terbuka lebar, tetapi hal tersebut masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa Program Studi S1 Sejarah Universitas Diponegoro karena keterbatasan pengetahuan. Hal tersebut mengakibatkan kurangnya khazanah sumber bagi para mahasiswa yang turut memengaruhi perkembangan akademis dan tingkat literasi digital mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berupa sosialisasi. Sosialisasi yang diberikan kepada para mahasiswa bertujuan untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa terkait kegiatan heuristik digital atau penelusuran arsip digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah </em>pre and post tests <em>dengan kegiatan sosialisasi materi melalui powerpoint, demonstrasi praktik penelusuran sumber dan praktik mandiri secara terbimbing. Hasil dari pengabdian sosial ini memperlihatkan peningkatan terhadap literasi digital mahasiswa dalam heuristik digital yang didasarkan pada hasil perhitungan gain ternormalisasi rata-rata (N-Gain) dari </em>pre-test <em>dan </em>post-test. <em>Rata-rata</em> pre-test <em>para mahasiswa yang</em> <em>berada pada angka 73.2 dan meningkat menjadi 97.2 ketika mengerjakan </em>pots-test <em>pascasosialisasi. Perhitungan N-Gain digunakan untuk menentukan efektivitas sosialisasi dan memperlihatkan hasil rata-rata N-Gain senilai 0.92. Berdasarkan perhitungan tersebut, maka kegiatan sosialisasi yang menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat ini telah berhasil dalam mencapai tujuannya.</em></p>2026-03-17T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4282Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Membangun Generasi Berkarakter: Sosialisasi pada Siswa SMA N 1 Abung Semuli Lampung Utara, Provinsi Lampung2026-01-04T21:34:26+07:00Agus Trionoagus.triono@fh.unila.ac.idRia Wierma Putriria.wiermaputri@fh.unila.ac.idMarlia Eka Putrimarlia.ekaputri@fh.unila.ac.idYunita Maya Putriyunita.mayaputri@fh.unila.ac.id<p><em>Pengabdian masyarakat di SMA Negeri 1 Abung Semuli ini bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi moral generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan era digital. Siswa sebagai agen perubahan dihadapkan pada krisis identitas, dominasi budaya asing, serta penurunan kesadaran kebangsaan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan komunikatif, partisipatif, dan reflektif, dengan metode penyampaian materi interaktif, diskusi, dan refleksi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata. Materi mencakup sejarah dan makna Pancasila, tantangan nilai kebangsaan di era digital, serta penguatan karakter melalui tindakan sederhana yang kontekstual. Hasil jangka pendek menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman siswa terhadap Pancasila. Dalam jangka panjang, hasil pengabdian ini mendorong perilaku positif, rasa tanggung jawab sosial, dan identitas nasional yang kuat. Dukungan sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program. Meskipun terdapat keterbatasan waktu dan belum optimalnya sistem tindak lanjut, kegiatan ini menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui pelatihan guru, pembentukan duta Pancasila, dan penguatan budaya sekolah. Pengabdian ini menegaskan pentingnya internalisasi Pancasila sebagai langkah strategis menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berjiwa kebangsaan.</em></p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4291Peningkatan Kesadaran Keberlanjutan Guru Biologi melalui Pelatihan Pengelolaan Limbah dan Design Thinking 2026-01-04T20:43:27+07:00Eni Nuraenieninuraeni@upi.eduDita Astriningrumditaastriningrum@upi.eduDewi Susantidewisusanti@upi.eduAnugrah Ayumaharani Widyaningsihanugrahayumaharaniw@upi.eduRani Siti Khoerunnisaranikhoerunnisa@upi.eduFitri Husni Mardiyahfitrihusnimardiyah@upi.eduRamadhaniramadhani@upi.eduRianti Tri Wardaniriantitriwardani@upi.eduAnisa Maharanianisamaharani@upi.eduHana Mumtazhanamumtaz@upi.edu<p><span style="font-weight: 400;">Permasalahan limbah organik di Sukabumi memerlukan peran berbagai pihak, terutama bidang pendidikan</span><span style="font-weight: 400;">. Guru yang memiliki kesadaran keberlanjutan yang kuat dapat merencanakan proyek pembelajaran tentang limbah yang integratif dan holistik. Membekali guru dengan kesadaran keberlanjutan menjadi salah satu upaya mengurai permasalah tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah meningkatkan kesadaran keberlanjutan guru terhadap permasalahan pengelolaan limbah organik. Strategi yang dipilih adalah memberikan pelatihan pengelolaan limbah dengan memperhatikan kondisi lingkungan, sosial, dan ekonomi, serta pelatihan tentang design thinking untuk memastikan bahwa inovasi, ide, dan solusi yang dibuat berorientasi pada nilai keberlanjutan. Kegiatan mencakup dua fase, yaitu: pelatihan pengelolaan limbah organik dan design thinking serta kegiatan pengembangan studi kasus permasalahan limbah di sekolah. Kegiatan ini berpengaruh signifikan terhadap 3 dimensi kesadaran keberlanjutan; pengetahuan, sikap, dan perilaku guru dalam mencapai tujuan pembagunan berkelanjutan. Tidak ada perbedaan kesadaran keberlanjutan berdasarkan jenis kelamin, usia, jenjang pendidikan, dan keikutsertaan PPG. Artinya, kesadaran keberlanjutan guru tidak dipengaruhi oleh faktor formal, melainkan hal lain seperti pengalaman personal, interaksi sosial, atau pelatihan. Program pengabdian masyarakat membawa dampak positif dalam peningkatan kesadaran keberlanjutan guru sehingga diharapkan mereka dapat mengembangkan projek yang relevan untuk siswa sebagai kontribusi bidang pendidikan dalam penyelesaian masalah limbah organik di Sukabumi.</span></p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4401Pelatihan Penerapan Keterampilan Proses Sains pada Pembelajaran Biologi dengan Pendekatan Deep Learning2026-01-04T20:12:25+07:00Dita Astriningrumditaastriningrum@upi.eduYanti Hamdiyatiyhamdiyati@upi.eduKusnadikusnadi@upi.eduMimin Nurjhani Kusumastutiemenka@gmail.comSariwulan Dianasariwulan@upi.eduDewi Susantidewisusanti@upi.eduAnugrah Ayumaharani Widianingsihanugrahayumaharani@upi.edu<p><em>Guru biologi SMA di Kota Cimahi memilki tingkat pengalaman mengajar yang berbeda. Mereka memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai untuk mengajar biologi, namun tidak semua dari mereka memiliki pengalaman mengikuti pelatihan formal dalam pembelajaran berbasis deep learning. Deep learning, sebagai paradigma pendidikan di Indonesia, dapat mengoptimalisasi tercapainya Capaian Pelajaran Biologi, salah satunya keterampilan proses sains (KPS). Oleh sebab itu, pelatihan ini mengupayakan pendampingan berkelanjutan bagi guru biologi SMA di KBB dalam mengikuti perkembangan kurikulum serta untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan KPS. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi-refleksi. Dalam tahap pelaksanaan dilakukan pelatihan melalui webinar, bimbingan teknis, dan praktik mengajar. Model analisis pedagogical, content, knowledge (PCK) digunakan untuk menganalisis keterampilan guru. Model tersebut memiliki 3 komponen, yaitu: pengetahuan tentang pemahaman siswa, menentukan strategi belajar, dan memilih teknik serta jenis asesmen. Hasil analisis modul ajar menunjukkan bahwa PCK guru biologi dalam merencanakan masih perlu ditingkatkan lagi terutama dalam perumusan tujuan pembelajaran dan pemilihan media yang sesuai untuk aktivitas KPS dan deep learning. Analisis praktik mengajar menunjukkan guru berupaya melakukan semua dimensi deep learning, namun kesulitan dalam memfasilitasi KPS. Berdasarkan hasil dari pelatihan, program serupa perlu dilakukan dan ditingkatkan frekuensinya agar upaya pendampingan guru dalam mengikuti perubahan kurikulum dapat berkelanjutan.</em></p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3527IMPLEMENTASI PROGRAM 'SEKOLAH CERIA': PSIKOEDUKASI KADER SEBAYA UNTUK MENCEGAH BULLYING DI SEKOLAH2025-03-19T10:27:58+07:00Ratri Pratiwiratri.pratiwi@mercubuana-yogya.ac.idMaryama Nihayahmaryana@mercubuana-yogya.ac.idJelang Hardikahardikajelang@gmail.com<p><em>Bullying di sekolah merupakan permasalahan serius yang berdampak pada kesejahteraan psikologis siswa. Program "Sekolah Ceria" merupakan inisiatif psikoedukasi yang melibatkan kader sebaya dalam upaya pencegahan bullying di SMPN 3 Sentolo. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak perundungan dan cara merespon tindakan bullying di sekolah, serta keterampilan regulasi emosi. Metode implementasi program psikoedukasi dengan cara pemberian materi dan role-play berdasarkan asesmen lapangan. Kegiatan diikuti oleh 40 siswa kader sebaya dan 5 guru pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bullying serta peningkatan keterampilan intervensi dan dukungan sosial terhadap korban. Meskipun keterlibatan siswa dalam intervensi masih rendah, program ini berhasil membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan suportif. Oleh karena itu, keterlibatan kader sebaya dalam pencegahan bullying dapat menjadi strategi efektif untuk mendukung kesejahteraan psikologis siswa di sekolah. Dampak jangka Panjang program ini berpotensi menurunkan kasus bullying di sekolah, serta membentuk budaya sekolah yang inklusif dan peduli. Selain itu, program ini dapat memperkuat keterampilan social siswa, mempengaruhi kebijakan sekolah terkait pencegahan bullying. Dengan demikian, keterlibatan kader sebaya dalam pencegahan bullying dapat menjadi strategi berkelanjutan dan efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan aman. </em></p>2026-03-17T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3660PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL UMKM KERUPUK di DESA LINGGASARI, BANYUMAS2025-05-20T19:23:00+07:00Wiranti Sri Rahayuwirantisrirahayu@gmail.comPri Iswati Utamia@gmail.comAsmiyenti Djaliasrin Djalila@gmail.comWahyu Utaminingruma@gmail.comAnwar Ma’rufa@gmail.com<p><em>Rendahnya tingkat sertifikasi halal pada UMKM menjadi hambatan dalam memperluas akses pasar dan membangun kepercayaan konsumen, terutama di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk halal. Kegiatan ini bertujuan mendampingi UMKM kerupuk di Desa Linggasari agar mampu memperoleh sertifikasi halal melalui mekanisme self-declare. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan regulasi halal, identifikasi titik kritis bahan, penyusunan dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), hingga simulasi dan pengajuan sertifikasi melalui aplikasi SIHALAL. Pendampingan dilakukan oleh tim pengabdian bekerja sama dengan Sentra Halal UMP. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest yang menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 15%. Selain itu, mitra berhasil menyelesaikan proses pengajuan sertifikasi dan mengalami peningkatan permintaan pasar sebesar 10% pasca-sertifikasi. Strategi partisipatif dan edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan administratif dan teknis UMKM. Program ini mempercepat proses sertifikasi halal, memperkuat daya saing produk di pasar, dan meningkatkan pemahaman mitra terhadap prinsip halal. Bagi mitra, kegiatan ini berdampak langsung pada peningkatan kapasitas usaha dan membuka peluang pengembangan produk halal secara berkelanjutan.</em></p>2026-03-17T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3801Literasi Digital Orang Tua dalam Mengantisipasi Kecanduan Gadget pada Anak2025-05-26T12:14:35+07:00Susri Adenisusriadeni@apps.ipb.ac.idMachyudin Agung Harahapmachyudinagung@gmail.com<p><em>Penggunaan gadget yang tidak terkontrol pada anak-anak telah menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti gangguan komunikasi keluarga, penurunan interaksi sosial, dan masalah kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital orang tua sebagai upaya preventif mengatasi kecanduan gadget pada anak. Melalui metode Kuliah WhatsApp (Kulwap) yang melibatkan 240 peserta dari grup Taklim Keluarga Sakinah, dilakukan edukasi dengan memberikan informasi terkait topik kegiatan, diskusi interaktif, dan evaluasi pre-post test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman orang tua mengenai literasi digital, strategi penggunaan gadget yang sehat, serta kesadaran akan pentingnya peran orang tua sebagai role model. Selain itu, kurangnya peran ayah, perlunya strategi konkret, serta tantangan teknis dan emosional dalam pengasuhan digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis komunitas dapat membentuk komunitas belajar orang tua dan budaya digital yang sehat di rumah. Rekomendasi lanjutan meliputi pengembangan modul praktis dan keterlibatan aktif ayah dalam edukasi digital keluarga.</em></p>2026-03-17T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3858PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR MASSAL UNTUK SISWA SEKOLAH DI PALEMBANG: STUDI DAMPAK DAN PEMECAHAN REKOR MURI2025-06-09T16:39:23+07:00Zulkifli Zulkiflidr.zulkifli.span@gmail.comStevanus Eliansyah Handrawanstevanus.handrawan@gmail.comMasagus Ahmad Rifqi Murtadhoedhomurtadho96@gmail.comSyahri Banunsyahribanun2000@gmail.com<p><em>Henti jantung mendadak dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, baik di rumah, sekolah, maupun tempat umum. Oleh karena itu, edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) perlu diberikan sejak dini, termasuk kepada anak-anak, untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat medis. Menyelenggarakan pelatihan BHD massal dan pemecahan rekor MURI sebagai bentuk pengabdian masyarakat dan edukasi kesehatan untuk anak-anak sekolah di Palembang. Kegiatan diselenggarakan di Dining Hall Jakabaring Sport City, Palembang, pada 5 Februari 2023. Kegiatan ini terdiri dari registrasi, pembukaan, penyampaian materi BHD, simulasi BHD massal oleh instruktur, dan penutupan disertai penganugerahan Rekor MURI. Sebanyak 3.053 siswa mengikuti pelatihan, membuktikan antusiasme tinggi dari peserta dan meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi kegawatdaruratan medis di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kegiatan ini juga berhasil memecahkan rekor MURI untuk jumlah peserta terbanyak. Pelatihan BHD massal efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapan siswa dalam tindakan penyelamatan awal pada kasus henti jantung mendadak.</em></p>2026-03-17T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4262Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah Dinara Wooden Heel di Kota Malang, Jawa Timur melalui Implementasi Mesin Grafir CNC Laser2025-09-17T13:39:30+07:00Fatkhur Rohmanfatkhur_rohman@polinema.ac.idDwi Pebriantidwipebrianti@iium.edu.myEko Yudiyantoeko.yudiyanto@polinema.ac.idAnnisa Fatimahannisa.fatimah@polinema.ac.idSugeng Hadi Susilosugeng.hadi@polinema.ac.idRizki Priya Pratamarizki.priya@polinema.ac.id<p><em>UKM Dinara Wooden Heel, produsen sandal kayu di Malang, memiliki tantangan usaha berupa rendahnya efisiensi dan kualitas produksi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas produk melalui inovasi teknologi. Metode yang digunakan mencakup pelatihan desain pola grafir berbasis komputer, perakitan mesin, pendampingan teknis pengoperasian mesin grafir CNC laser, penghibahan mesin laser yang telah dibuat oleh tim pengabdian dan evaluasi keberhasilan program selama 3 bulan setelah pelaksanaan program. Dampak terhadap mitra menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 40% dan efisiensi waktu pembuatan pola mencapai 12 kali dibandingkan metode manual sebelumnya. Kualitas produk meningkat signifikan dengan tingkat presisi grafir mencapai ±0,2 mm dan variasi desain bertambah hingga 5 kali lipat. Hasil menunjukkan peningkatan ketrampilan mitra dalam mendesain dan mengoperasikan teknologi modern, peningkatan efisiensi produksi, serta peningkatan kualitas dan daya saing produk di pasaran.</em></p>2026-03-16T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4283Pendampingan Penggunaan Aplikasi Mobile sebagai Etalase Digital Pada Titik Batik di Desa Surabayan Kabupaten Lamongan untuk Pelestarian Batik Lokal2026-01-04T21:32:07+07:00Eva Yulia Puspaningrumevapuspaningrum.if@upnjatim.ac.idEka Prakarsa Mandyarthaeka_prakarsa.fik@upnjatim.ac.idFawwaz Ali Akbarfawwaz_ali.fik@upnjatim.ac.id<p><em>Batik Lamongan merupakan salah satu produk budaya lokal yang memiliki nilai seni dan filosofi tinggi, namun mitra UMKM Titik Batik di Desa Surabayan, Kabupaten Lamongan, masih menghadapi permasalahan keterbatasan media promosi serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya jangkauan pasar dan kurang optimalnya upaya pelestarian batik lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian mitra melalui pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi, pemasaran, dan pelestarian Batik Lamongan. Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pendampingan dan pelatihan penggunaan teknologi digital, serta pengembangan aplikasi mobile sebagai etalase digital Titik Batik. Fitur aplikasi mencakup katalog produk digital, sistem pemesanan, pembayaran, serta penyajian informasi sejarah dan filosofi motif Batik Lamongan.</em></p> <p><em>Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra Titik Batik mampu mengelola etalase digital secara mandiri, meningkatkan visibilitas produk, dan memperluas jangkauan pemasaran. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya pemahaman mitra terhadap pemanfaatan teknologi digital, bertambahnya saluran penjualan, serta penguatan identitas budaya Batik Lamongan sebagai produk unggulan lokal. Aplikasi mobile yang dikembangkan tidak hanya berfungsi sebagai media pemasaran, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan dan pelestarian budaya batik melalui transformasi digital.</em></p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4333Pelatihan dan Penerapan Internet of Things untuk Pengeringan Kopi di MTs Pakis, Dusun Pesawahan, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah: Instalasi, Pendampingan, dan Evaluasi Dampak2025-09-19T09:30:30+07:00Rujianto Eko Saputrorujianto@amikompurwokerto.ac.idDarso Darsodarso@amikompurwokerto.ac.idAnies Indah Hariyantianiesakuntan@gmail.comQeisha Amaliya Putriqeiiishaalya@gmail.comSabita Salsabilasalsabilasuksess@gmail.comAditya Hanif Hadian Damaitoadityahanif055@gmail.comAufiatu Risqiyah Nur Ainun Qolbuaufirisiqyah@gmail.comGilang Deli Muktigilangdelymukti@gmail.comAkhmad Fauzanozan6825@gmail.com<p><em>Kopi "Igir Alas" yang dikelola oleh MTs Pakis menghadapi tantangan utama berupa rendahnya efisiensi dan inkonsistensi kualitas biji kopi akibat proses pengeringan konvensional yang lama dan rentan terhadap fluktuasi cuaca. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan mengimplementasikan sistem monitoring cerdas berbasis Internet of Things (IoT), didukung oleh perbaikan infrastruktur dry house dan standar K3. Pelatihan yang melibatkan 31 peserta (30 siswa dan 1 pengelola) menunjukkan keberhasilan yang signifikan: peningkatan skor pemahaman peserta dari 30,00 menjadi 82,00, menghasilkan Normalized Gain (<g>) sebesar 0,74 (efektivitas tinggi) dan Peningkatan Persentase 173%. Secara operasional, sistem IoT berhasil mempersingkat durasi pengeringan dari 7–8 hari menjadi 4–5 hari, meningkatkan kapasitas hingga 100%, dan menstabilkan kadar air. Keberlanjutan program didukung oleh penghematan jam kerja, kemandirian pemantauan sistem, dan rencana tindak lanjut kritis seperti pengembangan Bank Data Kadar Air dan instalasi flow meter untuk menjaga kualitas produk dan efisiensi operasional.</em></p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4467Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Membangun Generasi Berkarakter: Sosialisasi pada Siswa SMA N 1 Abung Semuli Lampung Utara, Provinsi Lampung2026-02-18T13:19:07+07:00Agus Trionoagus.triono@fh.unila.ac.idRia Wierma Putriria.wierma@fh.unila.ac.idMarlia Eka Putrimarlia.ekaputri@fh.unila.ac.idYunita Maya Putriyunita.mayaputri@fh.unila.ac.id<p><em>Pengabdian masyarakat di SMA Negeri 1 Abung Semuli ini bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi moral generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan era digital. Siswa sebagai agen perubahan dihadapkan pada krisis identitas, dominasi budaya asing, serta penurunan kesadaran kebangsaan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan komunikatif, partisipatif, dan reflektif, dengan metode penyampaian materi interaktif, diskusi, dan refleksi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata. Materi mencakup sejarah dan makna Pancasila, tantangan nilai kebangsaan di era digital, serta penguatan karakter melalui tindakan sederhana yang kontekstual. Hasil jangka pendek menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman siswa terhadap Pancasila. Dalam jangka panjang, hasil pengabdian ini mendorong perilaku positif, rasa tanggung jawab sosial, dan identitas nasional yang kuat. Dukungan sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program. Meskipun terdapat keterbatasan waktu dan belum optimalnya sistem tindak lanjut, kegiatan ini menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui pelatihan guru, pembentukan duta Pancasila, dan penguatan budaya sekolah. Pengabdian ini menegaskan pentingnya internalisasi Pancasila sebagai langkah strategis menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berjiwa kebangsaan</em><em>.</em></p>2026-03-07T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3570Pelatihan Literasi Teknologi Informasi untuk Optimalisasi Produktivitas SDM pada UMKM Petkur di Surabaya, Jawa Timur2025-03-10T10:34:53+07:00Anita Hakim Nasutionanitahakimnst@telkomuniversity.ac.idBerlian Rahmy Lidiawatia@gmail.comAffifiana Prisyantia@gmail.comM. Iqbal Wisnua@gmail.comRyan Vivaldia@gmail.comRevania Kyla Evadnerevaniakyla@student.telkomuniversity.ac.idKifansa Naufal Fadhlurrohmana@gmail.comAlvyn Wira Pratamaa@gmail.com<p>Program pelatihan literasi teknologi informasi untuk UMKM Petkur di Surabaya dirancang untuk membantu karyawan meningkatkan kemampuan dalam mengelola SDM dan strategi pemasaran digital. Latar belakang diadakannya pelatihan ini adalah masih rendahnya produktivitas kerja karena minimnya pemahaman karyawan tentang indikator kinerja (KPI) dan pemanfaatan teknologi digital. Pelatihan ini diikuti oleh 20 karyawan dengan beragam latar belakang pendidikan dan dilakukan melalui kombinasi sesi teori serta praktik langsung. Hasilnya cukup menggembirakan, karyawan menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam memahami KPI, meningkatkan keterlibatan dalam pekerjaan, serta mampu membuat konten digital untuk keperluan pemasaran. Program ini juga menghasilkan output nyata, seperti dashboard KPI, modul pelatihan digital, dan website internal perusahaan. Dampak positifnya terlihat dari meningkatnya efisiensi kerja, koordinasi tim yang lebih solid, serta munculnya ide-ide baru dari karyawan untuk pengembangan bisnis. Melalui pelatihan ini, UMKM Petkur semakin siap menghadapi transformasi digital, sekaligus membekali karyawan dengan keterampilan yang dibutuhkan di era industri berbasis teknologi.</p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3769Memanfaatkan Teknologi Google Sites untuk Pembelajaran Digital di SD Negeri 3 Panembahan Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon2025-06-11T12:56:39+07:00Titi Rohaetititi.rohaeti@umc.ac.idNurul Alit Wulansarinurulalitwulansari17@gmail.comRahmawati Rahmawatirahayurahmawati461@gmail.comRani Raniraniqueenaest95@gmail.comRafif Nurhakimnazihahgeounsil@gmail.comPutri Nazihah Elmiyatirafifbinlukman@gmail.com<p><em>Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan guru di SD Negeri 3 Panembahan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat dalam memanfaatkan Goole Sites sebagai media pembelajaran digital. Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong guru mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi yang mendukung keterampilan abad 21 seperti kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis. Permasalahan yang diidentifikasi adalah rendahnya pemahaman guru terhadap penggunaan platform digital untuk mendukung proses belajar mengajar. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan yang dilaksnakan melalui tiga tahapan yaitu pelaksanaan (identifikasi kebutuhan, penyusunan modul, dan koordinasi), pelaksnaan (seminar, pelatihan, praktik, dan diskusi) dan evaluasi (penilaian, kuesioner, dan dokumentasi hasil). Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam membuat dan mengelola media pembelajaran berbasis Google Sites. </em><em>Guru menjadi terampil dalam mengembangkan konten interaktif yang mendukung pembelajaran digital. Selain itu umpan balik dari peserta menunjukkan kepuasaan terhadap materi dan metode pelatihan yang diterapkan. Kegiatan ini memberikan dampak yang positif terhadap kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dasar.</em></p>2026-03-16T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3809Pengurangan Risiko Bencana di Kawasan Rawan Banjir Melalui Pembuatan Biopori Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Wayame2025-05-30T14:14:28+07:00Ferad Puturuhuferadputuruhu@gmail.comElisabeth Kayaferadputuruhu@gmail.comSilwanus Talakuaferadputuruhu@gmail.comJune A. Putinellaferadputuruhu@gmail.comRudy Soplanitferadputuruhu@gmail.com<p><em>Bencana bisa terjadi kapan saja dan dapat menimbulkan risiko dan dampak yang besar terhadap kehidupan manusia. Di lokasi pengabdian masyarakat setiap hujan disekitar permukiman masyarakat mengalami banjir/genangan, sehingga dibutuhkan upaya mengatasinya. Tujuan utama dari Kegiatan ini adalah sebagai berikut: Mengurangi resiko/dampak yang ditimbulkan oleh bencana banjir pada permukiman penduduk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon dengan melibatkan peserta adalah masyarakat yang termasuk dalam kelompok Proklim Dusun keranjang. Metode kegiatan yang digunakan untuk mencapai tujuan yang diharapkan adalah: Penyuluhan bagi masyarakat setempat, Pelatihan dengan membuat satu contoh biopori, dan pembuatan biopori di area permukiman Kawasan banjir/tergenang. Pembuatan Biopori sangat bermanfaat bagi lingkungan masyarakat, selain mengatasi genang air atau banjir pada permukiman warga, juga dapat menjadi wadah tempat pembuatan pupuk organik untuk kebutuhan tanaman, serta mengurangi sampah di lingkungan. Dampaknya bahwa setiap hujan tidak lagi terjadi genangan, dan pupuk organik dan lubang biopori tetap tersedia bagi pertumbuhan tanaman pekarangan.</em></p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/3880Pembentukan Peer Educator Pencegahan Bullying Di SD Inpres Naibonat Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur2025-06-17T07:26:22+07:00Fepyani Thresna Feohfepyfeoh@gmail.comIstha Leanni Muskananfolaleanni.istha@gmail.comRoswita Lioba Nahakroswitaliobanahak@gmail.com<p>Perilaku <em>bullying </em>dapat memberikan dampak yang negatif baik bagi korban, pelaku dan saksi <em>bullying</em>, khususnya masalah kesehatan mental. Perlu diterapkan suatu strategi pemberdayaan siswa melalui pembentukan <em>peer educator </em>pencegahan <em>bullying </em>di sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di UPTD SD Inpres Naibonat Kabupaten Kupang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberdayakan siswa melalui pelatihan <em>peer educator </em>pencegahan <em>bullying</em> serta meningkatkan pengetahuan siswa tentang <em>bullying, </em>dengan demikian dapat meningkatkan keterampilan dan sikap siswa dalam melakukan tindakan pencegahan <em>bullying</em>. Kegiatan ini dilakukan dalam 2 metode yaitu Pendidikan Kesehatan dengan Media Buku Cerita Bergambar Tentang <em>Bullying </em>dan Pelatihan <em>Peer Educator </em>Pencegahan <em>Bullying. </em>Setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media buku cerita bergambar tentang <em>bullying</em>, 87,3% siswa memiliki pengetahuan yang baik tentang <em>bullying</em>. Selain itu, 75% siswa memiliki keterampilan yang baik sebagai <em>peer educator </em>pencegahan <em>bullying</em>. Di UPTD SD Inpres Naibonat telah terbentuk kelompok <em>peer educator </em>pencegahan <em>bullying </em>yang dapat menjadi penyebar informasi tentang <em>bullying </em>dan menjadi <em>role model </em>dalam perilaku anti <em>bullying. </em></p>2026-03-16T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4273Pengembangan Desa Wisata Berbasis Nilai-Nilai KeJogjaan dalam Pengelolaan Laboratorium Technical and Vocational Education and Training2026-01-04T21:37:18+07:00Eka Nur Wahyu Setyorinieka0016pasca.2023@student.uny.ac.idPutu Sudiraputupanji@uny.ac.idEko Marpanajieko@uny.ac.idPriyantopriyanto@uny.ac.idSeptiono Eko Bawonoseptiono.ekobawono@ugk.ac.idYoga Sahriayogasahria@uny.ac.idIswardani Galihrukmiiswardanigalihrukmi.2024@student.uny.ac.idNur Wahyuninurwahyuni.2022@student.uny.ac.idDaffa Abiyyudaffaabiyyu.2024@student.uny.ac.idZulfa Anwarizulfaanwari.2024@student.uny.ac.idWiji Nurastutiwiwitab@amikom.ac.id<p><em>Pengembangan desa wisata merupakan salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal. Abstrak ini membahas pengembangan Desa Wisata Berbasis Nilai-Nilai KeJogjaan yang diintegrasikan dalam pengelolaan Laboratorium Technical and Vocational Education and Training (TVET) sebagai wahana pembelajaran terapan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan identitas budaya lokal. Nilai-nilai KeJogjaan, seperti unggah-ungguh, gotong royong, tepa selira, serta filosofi hamemayu hayuning bawana, dijadikan landasan dalam perancangan model pengelolaan desa wisata yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. Laboratorium TVET berfungsi sebagai pusat pembelajaran berbasis praktik yang menghubungkan institusi pendidikan dengan masyarakat desa melalui transfer keterampilan, pendampingan usaha, serta pengembangan produk dan layanan wisata. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa, tenaga pendidik, dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam mengelola potensi desa, mulai dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga layanan pendukung wisata. Integrasi nilai budaya KeJogjaan dalam tata kelola laboratorium TVET tidak hanya memperkuat karakter dan etika kerja peserta didik, tetapi juga meningkatkan daya tarik desa wisata sebagai destinasi yang autentik dan berkarakter. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa model desa wisata berbasis nilai-nilai KeJogjaan yang dikelola melalui laboratorium TVET mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan desa, serta menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan menjadi model replikasi bagi pengembangan desa wisata di wilayah lain dengan karakteristik budaya yang serupa.</em></p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4289Edukasi Kesadaran Menabung Sejak Dini Melalui Kegiatan Menghias Celengan Berbasis Pendekatan Partisipatif dalam Program Kuliah Kerja Nyata untuk Membentuk Literasi Keuangan Anak di SDN 02 Mlilir Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah2026-01-04T20:50:27+07:00Berlian Dwi Puji Mulyamulyaberlian45@gmail.comFatkhussalamfatkhussalam23@gmail.comNurul Badhik2203016119@student.walisongo.ac.idShinta Putri Kiswantocallystap1005@gmail.comMuhamad Taqwamuhamadtaqwaa@gmail.comMazaya Azmi Zahiramazayaazmizahira.2004@gmail.comTaskiyatun Nufustaskiyatunnufus1712@gmail.comSiti Luthfin Nuuriyyah2203026071@student.walisongo.ac.id<p><em>Kebiasaan menabung sejak dini merupakan keterampilan penting dalam membentuk karakter hemat, disiplin, dan tanggung jawab anak, namun kenyataannya sebagian besar siswa sekolah dasar masih cenderung menggunakan uang saku untuk kebutuhan konsumtif. Minimnya edukasi sederhana tentang pengelolaan uang menyebabkan rendahnya kesadaran menabung pada anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negri Walisongo Semarang di SDN 02 Mlilir dengan tujuan menanamkan kebiasaan menabung secara menyenangkan dan kreatif. Solusi yang ditawarkan berupa sosialisasi pentingnya menabung serta praktik menghias celengan sebagai media pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 18 siswa kelas IV secara aktif dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari sharing session, edukasi, hingga praktik menghias celengan dan dokumentasi dengan frame “Yuk Menabung”. Hasil pelaksanaan menunjukkan siswa berpartisipasi dengan antusias, mampu menuangkan kreativitas dalam menghias celengan, serta menunjukkan pemahaman lebih baik mengenai pentingnya menabung.</em></p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4378Penyusunan Novel Grafis Bilingual sebagai Media Edukasi Atsiri kepada Masyarakat2026-01-04T19:55:08+07:00Desi Wulandaridesiwuland27@staff.uns.ac.idKarlina Denistiakarlinadenistia@staff.uns.ac.idJotika Purnama Yudajotika@staff.uns.ac.idYanuarria Kukuh Perwirayanuarriaperwira@staff.uns.ac.idIntan Mustika Sariintanmustikasari65@staff.uns.ac.idAgus Dwi Priyantoapriyanto@staff.uns.ac.idLastika Ary Prihandokoprihandoko@staff.uns.ac.id<p><em>Rumah Atsiri Indonesia (RAI) adalah destinasi wisata yang mengusung konsep integrated destination, berkomitmen memberikan pengalaman menyeluruh kepada pengunjung, khususnya dalam memberi edukasi tentang tanaman atsiri dan manfaatnya bagi masyarakat. Salah satu sasaran penting dari program edukasi tersebut adalah anak-anak. Dalam upaya meningkatkan pengetahuan anak mengenai tanaman atsiri, sekaligus meningkatkan minat baca mereka, Rumah Atisiri Indonesia bekerja sama dengan Grup Riset English for Creative Industries, dari D3 Bahasa Inggris, UNS, dengan cara menyusun novel grafis bilingual. Hal ini atas pertimbangan keprihatinan terhadap rendahnya tingkat minat baca masyarakat Indonesia menurut UNESCO, yaitu 0.001%. Menyusun novel grafis bilingual dipilih sebagai program kerja Pengabdian kepada Masyarakat dengan tujuan menarik minat anak-anak untuk membaca cerita anak yang diwarnai dengan ilustrasi menarik, sekaligus menjadi media untuk belajar Bahasa Inggris. Kegiatan ini dimulai dari mengkurasi teks narasi karya mahasiswa D3 Bahasa Inggris, sebagai upaya integrasi mata kuliah dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Teks narasi tersebut ditulis dengan tema pengenalan karakter tanaman atsiri dan ditulis dalam dwi Bahasa. Setelah terseleksi teks narasi, selanjutnya adalah membuat ilustrasi yang relevan. Langkah terakhir adalah penyuntingan naskah dan penyesuaian dengan ilustrasi, atau penyuntingan tata letak teks dan ilustrasi. Hasil akhir yang berupa buku cetak novel grafis ini kemudian akan dipajang di salah satu sudut RAI yang mudah diakses oleh pengunjung untuk membaca karya tersebut.</em></p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 https://jpmi.journals.id/index.php/jpmi/article/view/4471Peran Pelatihan dan Pendampingan “Empower Kids’ Heroes” Bagi Pekerja Sosial Anak dalam Pemenuhan Hak-Hak Anak di Provinsi Bengkulu2026-02-18T11:56:43+07:00Lia Jauharotul Afifaha@gmail.comIntan Permata Sariintanpermatasari1112@gmail.comEndang Saputraa@gmail.com<p><em>Empower Kids’ Heroes bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pekerja sosial anak dalam menangani dan mengimplementasikan solusi untuk membantu pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak. Pada pelatihan ini, peserta mendapatkan 18 kali pertemuan dalam waktu 5 hari yang mencakup berbagai materi yang dibutuhkan oleh pekerja sosial anak, seperti: 1) Pengantar pekerja sosial anak, 2) Isu anak dalam perspektif pekerja sosial, 3) Ekologi dan Pengasuhan anak, 4) Standar pelayanan, penentuan respons, dan kelembagaan, 5) Studi kasus, 6) Membangun ekosistem dan ruang inklusi terhadap anak. Peserta juga mengikuti pre-test dan post-test untuk mengetahui dampak yang dihasilkan dari pelatihan ini. Metode yang digunakan tidak hanya berupa pelatihan kelas, namun juga berbentuk diskusi dalam studi kasus yang sering ditemui oleh para peserta di lapangan. Selain itu, pada akhir pelatihan, Insan Setara Foundation memberikan bantuan dana hibah untuk proyek sosial yang digagas langsung oleh para peserta terpilih pasca pelatihan untuk memenuhi hak-hak anak yang masih terabaikan terutama pada hak pendidikan. Hal ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan pelaksana dalam mendukung pemenuhan hak-hak anak di provinsi Bengkulu.</em></p>2026-02-28T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026