Usaha Peningkatan Keterampilan Perempuan Melalui Pelatihan Keramik Ecoprint di Desa Sengkubang, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat

Penulis

  • Diah Wulandari Rousdy Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Kustiati Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Ari Hepi Yanti Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Tri Rima Setyawati Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Riyandi Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Firman Saputra Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Elvi Rusmiyanto Pancaning Wardoyo Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Rikhsan Kurniatuhadi Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpmi.5263

Kata Kunci:

Ceramic, Desa Sengkubang, Ecoprint, Pemberdayaan Perempuan

Abstrak

Desa Sengkubang yang terletak di Kecamatan Mempawah Hilir, kabupaten Mempawah mulai dikembangkan sebagai desa tujuan ekowisata. Potensi mangrove Desa Sengkubang yang masih alami telah menginisiasi kelompok masyarakat membentuk Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan Pesisir (Pokmas Pelesir) yang bergerak dalam upaya pelestarian mangrove. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya daya tarik Desa Sengkubang sebagai desa tujuan wisata mangrove. Sebagai salah satu upaya mengembangkan Desa Sengkubang sebagai desa ekowisata maka kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan keterampilan tambahan bagi masyarakat perempuan berupa pembuatan cinderamata keramik dengan teknik ecoprint. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan melalui penyuluhan materi dan pelatihan ketrampilan keramik ecoprint. Kegiatan dibagi menjadi tiga tahap utama yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan dengan metode kuisioner. Kegiatan pengabdian dihadiri oleh 20 orang peserta perempuan yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga. Hasil monitoring dan evaluasi kegiatan menunjukkan seluruh peserta (100%) menyatakan materi yang disampaikan sangat jelas, mudah dipahami dan sangat bermanfaat. Produk berupa mug keramik ecoprint berpotensi dikembangkan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Peta Mangrove Nasional. Jakarta, Indonesia: Direktorat Konservasi Tanah dan Air, Dirjen PDARSH, 2021.

S. Julaikha and L. Sumiyati, "Nilai ekologis ekosistem hutan mangrove," Jurnal Biologi Tropis, vol. 17, no. 1, 2017, doi: 10.29303/jbt.v17i1.389.

A. Kustanti, Manajemen Hutan Mangrove. Bogor, Indonesia: IPB Press, 2011.

A. F. Quadros, V. Helfer, I. Nordhaus, H. Reuter, and M. Zimmer, "Functional traits of terrestrial plants in the intertidal: A review on mangrove trees," The Biological Bulletin, vol. 241, no. 2, pp. 123–139, Oct. 2021, doi: 10.1086/71651.

M. Farhaeni, "Komodifikasi ragam buah mangrove untuk pemberdayaan masyarakat pesisir di Desa Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali," Jurnal Studi Kultural, vol. 1, no. 1, pp. 21–27, 2016.

S. Dampang, A. Hakim, S. A. Rakhman, H. Asfarina, R. Ratini, E. Khairunnisa, and P. Masruroh, "Pengenalan inovasi produk camilan berbasis tepung mangrove sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan nilai tambah masyarakat pesisir," Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, vol. 6, no. 3, pp. 671–681, 2026, doi: 10.52436/1.jpmi.4653.

I. Risnasari, D. Elfiati, A. Nuryawan, H. Manurung, M. Basyuni, A. H. Iswanto, E. Munir, B. Slamet, and A. Susilowati, "Pelatihan pengolahan limbah tanaman mangrove sebagai bahan pewarna alami pada produk ecoprint di Desa Lubuk Kertang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara," Sarwahita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 18, no. 1, pp. 68–81, 2021. doi: 10.21009/sarwahita.181.7

L. F. Dewi, D. Pringgenies, and A. Ridlo, "Pemanfaatan Mangrove Rhizophora mucronata Sebagai Pewarna Alami Kain Katun," Journal of Marine Research, vol. 7, no. 2, pp. 79-88, May. 2018. doi: 10.14710/jmr.v7i2.25896

S. P. Lestariningsih, S. U. N. M. Mangurai, and M. Munadian, "Pemanfaatan tanaman mangrove sebagai bahan ecoprint di Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah," Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 3, no. 2, pp. 115–124, 2023, doi: 10.37478/abdika.v3i2.2712.

B. Khairuddin, F. Yulianda, C. Kusmana, and Yonvitner, "Status keberlanjutan dan strategi pengelolaan ekosistem mangrove Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat," Jurnal Segara, vol. 12, no. 1, pp. 21–29, 2016. doi: 10.15578/segara.v12i1.7651

E. Yuniarti, "Strategi pengembangan Mempawah Mangrove Center (MMC) Kabupaten Mempawah Hilir," Journal of Urban and Regional Planning, vol. 2, no. 1, pp. 50–58, 2021. doi: 10.26418/uniplan.v2i1.45900

Pemerintah Desa Sengkubang, “Profil Desa Sengkubang, Profil Desa Sengkubang Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Mempawah, Indonesia,” 2018.

S. Mahmudah, S. M. Badriyah, B. E. Turisno, and A. Soemarmi, "Strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove," Masalah-Masalah Hukum, vol. 48, no. 4, pp. 393–401, 2019. doi: 10.14710/mmh.48.4.2019.393-401

D. W. Rousdy, Kustiati, A. H. Yanti, Rahmawati, Riyandi, R. Linda, Junardi, S. Ifadatin, E. R. P. Wardoyo, T. R. Setyawati, R. Kurniatuhadi, Rafdinal, M. Turnip, Z. Zakiah, Mukarlina, I. Lovadi, and F. Saputra, "Peningkatan keterampilan kelompok masyarakat perempuan Desa Sengkubang Kabupaten Mempawah melalui pembuatan kerajinan resin dan totebag ecoprinting," Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Unimed, vol. 27, no. 3, pp. 258–262, 2021.

F. Husna, "Eksplorasi teknik eco dyeing dengan tanaman sebagai pewarna alam," E-Proceeding of Art & Design, vol. 3, no. 2, p. 280, 2016.

M. Fazruza, Mukhlis, and Novita, "Eksplorasi daun jati sebagai zat pewarna alami pada kain katun sebagai produk pashmina dengan teknik ecoprint," Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, vol. 3, no. 3, pp. 1–16, 2018.

S. Puloli, Hasdiana, U. Naini, “Diversifikasi Produk Ecoprint Pada Media Keramik Di UMKM Huyula Eco Craft,” Jambura: Jurnal Seni dan Desain, Vol, 5, No. 2, pp. 14-24, Sep. 2025.

Rina, S. Abubakar, R. Subur, M. Sabar, Sunarti, Y. Abubakar, M. S. Al Hadad, A. H. Fadel, “Utilization of Mangroves as Ecoprint Materials to Support Souvenir Products at the Ngulusenge Mangrove Tourism Attraction, Central Maitara Village, District of North Tidore,” Jurnal Biologi Tropis, vol. 24, no. 2, pp. 928–936, 2024. doi: http://doi.org/10.29303/jbt.v24i2.7012

W. Pancapalaga, E. Ishartati, and T. Ambarwati, “Production and Characterization of Natural Dyes for Ecoprinting Leather from the Extracts of Three Mangrove Species”, J. Sylva Lestari, vol. 11, no. 1, pp. 98–106, Jan. 2023. doi: 10.23960/jsl.v11i1.634

M. Arbarini, Ilyas, B. Kisworo, A. Malik, and Y. Siswanto, "Pelatihan ecoprinting berbasis participatory learning and action upaya mewujudkan sustainable development goals," Jurnal Pengabdian Masyarakat DIKMAS, vol. 2, no. 3, pp. 857–865, 2022. Doi: 10.37905/dikmas.2.3.857-866.2022

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-09-05

Cara Mengutip

Rousdy, D. W., Kustiati, K., Yanti, A. H., Setyawati, T. R., Riyandi, R., Saputra, F., Wardoyo, E. R. P., & Kurniatuhadi, R. (2026). Usaha Peningkatan Keterampilan Perempuan Melalui Pelatihan Keramik Ecoprint di Desa Sengkubang, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 6(4), 1030-1037. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.5263