Pengembangan Kampung Sehat Melalui Program Pembentukan Kelompok Kerja Tanggap Covid-19 Di Kampung Asei Besar Distrik Sentani Timur

Penulis

  • Sulistiyani Program Studi Ners, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura, Indonesia
  • Lamria Situmeang Program Studi Ners, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura, Indonesia
  • Santalia Banne Tondok Program Studi Ners, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura, Indonesia
  • Nurmah Rachman Program Studi Ners, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura, Indonesia
  • I Ketut Swastika Program Studi Ners, Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52436/1.jpmi.488

Kata Kunci:

Covid-19, Kader Covid-19, Kampung Sehat, Kelompok Kerja

Abstrak

Kampung ASEI Besar merupakan salah satu Kampung Destinasi wisata yang pada tahun 2021 menjadi pusat pelaksanaan PON XX. Pada kondisi yang demikian menyebabkan kampung Asei Besar menjadi salah satu kampung yang berisiko terjadi peningakatan kasus Covid-19. Hasil laporan DINKES Papua tahun 2020 menyatakan bahwa wilayah Sentani memiliki kasus Covid-19 mencapai 22 orang penderita. Dengan karakteristik penduduk yang memiliki mobilitas tinggi dari pesisir ke wilayah daratan, maka menjadikan kampung Asei Besar mengembangkan kampung sehat di era new normal life. Tujuan dari pembentukan pengembangan kampung sehat adalah meningkatkan pemberdayaan masyarakat untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19, sehingga kampung Asei Besar menjadi bebas Covid-19. Metode yang digunakan selama pelaksanaan kegiatan adalah Ceramah, diskusi kelompok, simulasi/role play, dan Pelatihan. Hasil yang didapatkan adalah terbentunya kader Covid-19 yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membantu pemerintah memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Untuk selanjutnya Kader diberikan pelatihan guna mampu melakukan deteksi dini penyakit Covid-19 pada masyarakat Kampung Asei Besar. Selain itu, program kerja lainnya juga disepakati dengan mitra terkait penurunan penyakit Menular dan mencegah angka kematian Ibu dan Anak, menurunkan angka gizi kurang yang menjadi salah satu indikator dari pengembangan kampung sehat. Dengan adanya peran aktif masyarakat seperti Kader Covid-19, maka pemutusan mata rantai Covid-19 dapat berjalan dengan efektif. Kader Covid-19 dapat bekerja sama dan berkesinambungan dnegan program yang telah dirumuskan oleh pemerintah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Sulfan and A. Mahmud, “Konsep Masyarakat Menurut Murtadha Muthahhari (Sebuah Kajian Filsafat Sosial),” J. Aqidah-Ta, vol. 4, no. 2, pp. 270–284, 2018.

C. R. D. Himmelfarb and D. Baptiste, “Coronavirus Disease (COVID-19),” J. Cardiovasc. Nurs., vol. Publish Ah, no. September, 2020.

S. Covid-19, “Beranda _ Satgas Penanganan COVID-19.”

WHO, “Coronavirus disease 2019 ( COVID-19 ),” April, 2020.

Tirto, “Update Corona 2 April 2020: Data Covid-19 Indonesia & Dunia Terbaru," 2020. https://tirto.id/update-corona-2-april-2020-data-covid-19-indonesia-dunia-terbaru-eKrg

Kompas, “45 Kasus Positif Covid-19, Papua Naikkan Status dari Siaga Jadi Tanggap Darurat Corona.” 2020. https://regional.kompas.com/read/2020/04/09/12363481/45-kasus-positif-covid-19-papua-naikkan-status-dari-siaga-jadi-tanggap

Vivanews, “Update Corona di Papua: 45 Positif Covid-19, 5 Meninggal.” 2020. https://www.viva.co.id/amp/berita/nasional/1271384-update-corona-di-papua-45-positif-covid-19-5-meninggal

T. Papua, “Update Virus Corona di Papua dan Papua Barat 8.” 2020.

seputarpapua.com, “Update Data Papua: Tambahan 30 Kasus Positif Covid-19, 3 Sembuh.” 2020.

S. M. Ilpaj and N. Nurwati, “Analisis Pengaruh Tingkat Kematian Akibat Covid-19 Terhadap Kesehatan Mental Masyarakat Di Indonesia,” Focus J. Pekerj. Sos., vol. 3, no. 1, p. 16, 2020.

R. H. Syah, “Dampak Covid-19 pada Pendidikan di Indonesia: Sekolah, Keterampilan, dan Proses Pembelajaran,” SALAM J. Sos. dan Budaya Syar-i, vol. 7, no. 5, 2020.

L. PH, R. H. Suwoso, T. Febrianto, D. Kushindarto, and F. Aziz, “Dampak Pndemi Covid-19 bagi Perekonomian Masyarakat Desa,” Indones. J. Nurs. Heal. Sci., vol. 1, no. 1, pp. 37–48, 2020.

J. Jumiyati, “Pengaruh Pelatihan Metode Simulasi Terhadap Perilaku Kader Dalam Upaya Pemberian Asi Eksklusif,” J. Media Kesehat., vol. 7, no. 1, pp. 06–12, 2018.

S. Wahyuni, J. C. Mose, and U. Sabarudin, “Pengaruh pelatihan kader posyandu dengan modul terintegrasi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan keikutsertaan kader posyandu,” J. Ris. Kebidanan Indones., vol. 3, no. 2, pp. 95–101, 2019.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-04-20

Cara Mengutip

Sulistiyani, Situmeang, L. ., Tondok, S. B. ., Rachman, N. ., & Swastika, I. K. (2022). Pengembangan Kampung Sehat Melalui Program Pembentukan Kelompok Kerja Tanggap Covid-19 Di Kampung Asei Besar Distrik Sentani Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(2), 165-174. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.488
Abstrak viewed = 63 times