Perancangan Desain Visual Wisata Alam “Padas Dempuk” sebagai Rintisan Pembangunan Wisata
DOI:
https://doi.org/10.52436/1.jpmi.458Kata Kunci:
Desain visual, Duwet, Kawasan wisata, Render Lumion 3D, SketchUp 2017Abstrak
Desa Duwet mempunyai kawasan yang berpotensi dikembangkan menjadi tempat wisata. Namun belum mempunyai rancangan pengembangannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang desain visual wisata di wilayah Dempuk sebagai bahan pengajuan proposal pembangunan wisata di Dempuk. Metode yang digunakan adalah perancangan dengan menggunakan aplikasi SketchUp 2017 dan Render Lumion 3D. Adapun kegiatan yang dilakukan untuk melakukan perancangan adalah: observasi, berdiskusi tentang kepentingan tujuan, pemanfaatan, dan spot yang akan dirancang, mengumpulkan sumber bahan dan perangkat, merancang, mendiskusikan rancangan awal, memresentasikan hasil revisi, dan menyerahkan hasil rancangan ke pihak desa, Pokdarwis, dan Perhutami. Perancangan dilakukan dengan kegiatan membuat model berdasarkan bentang alam hutan menggunakan aplikasi SketchUp 2017, selanjutnya merender untuk menghasilkan kesan nyata. Hasil perancangan berupa desain visual wisata alam Padas Dempuk yang meliputi gapura masuk, kawasan trail, taman bunga, jembatan, spot foto utama, area makan, toilet, dan bumi perkemahan. Hasil rancangan telah dipersentasikan di hadapan perangkat desa dan Pokdarwis; serta telah disetujui oleh pihak Desa Duwet. Selanjutnya, rancangan tersebut ditindaklanjuti dengan pembangunan kawasan wisata di Dempuk dengan menggunakan anggaran tahun 2021.
Unduhan
Referensi
“Kawasan Wisata Desa Duwet Krajan Yang Siap Berkembang.” KOMINFO Kabupaten Malang, Kabupaten Malang, p. 1, 2019, [Online]. Available: https://kominfo.malangkab.go.id/pd/page/detail?title=kawasan-wisata-desa-duwet-krajan-yang-siap-berkembang.
S. Susilo, M. S. Kistiyanto, R. Hartono, and N. Insani, “Kedampul Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang,” J. Praksis dan Dedik. Sos. [JPDS], vol. 2, no. 1, pp. 36–46, 2019, [Online]. Available: file:///C:/Users/ASUS/AppData/Local/Temp/PENDAMPINGAN_INDUSTRI_LOKAL_ANYAMAN_BAMBU_UNTUK_ME.pdf.
F. A. Nuzir, A. Sukoco, and A. T. Sutanto, “DESAIN DAN PERENCAAAN TAMAN WISATA YANG BERWAWASAN MUTU DAN LINGKUNGAN SERTA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI ( Studi Kasus?: TWA DAM Raman ),” Jurnal Arsitektur, vol. 2, no. 1. pp. 59–71, 2011.
J. T. K. P. Angin, “Perancangan Animasi 3D Taman Kota Menggunakan Software 3DS Max Menggunakan Metode MDLC,” Jurnal Ilmiah Core IT: Community Research Information Technology, vol. 6, no. 1. pp. 99–106, 2018.
H. N. Fatma, “Model Alternatif Perencanaan Pengembangan Wisata Alam Dalam Kawasan Hutan Di Kabupaten Malang,” Jurnal Hutan Tropis, vol. 1. p. 14, 2013, [Online]. Available: http://ppjp.unlam.ac.id/journal/index.php/jht/article/view/1548.
W. Hadi, “Analisa Terhadap Pengembangan Obyek Wisata Di Daerah Istimewa Yogyakarta,” J. Indones. Tour. Hosp. Recreat., vol. 1, no. 2, pp. 70–82, 2018.
W. Bhirawa, “Penggunaan Google Sketch Up Software Dalam Merancang Kopling Flens,” J. Teknol. Ind., vol. 4, no. 1, pp. 1–7, 2015.
P. Ermawati, “Orientasi Fotografi Pengunjung Anjungan Wisata Di Kawasan Mangunan: Kajian Fungsi Foto Potret Di Media Sosial Instagram,” spect? J. Photogr. Arts, Media, vol. 2, no. 2, pp. 105–122, 2019, doi: 10.24821/specta.v2i2.2551.
R. D. Nur’aini, G. L. N. Rahmah, and T. Septiawan, “Pengaruh Desain Lansekap Terhadap Perilaku Pengunjung Pada Taman Kota Liwan Lake Park Guangzhou, China,” Semin. Nas. Sains dan Teknol. 2018, pp. 1–9, 2018.